header image
 

SENJA HARI KOTA MADIUN

Senja hari kota Madiun

Terang tersisa

Dan angin bergerak lambat

Sekumpulan manusia masih seperti

Setengah tidur

Berkumpul dengan separo mata

Ingin memagut

Kosong, menggenggam hampa

Seperti burung-burung yang senja itu

Mulai mengeram sarang

Apakah mereka juga akan

Ditelan senja?

Seakan hari telah menguras tenaga

Dan inilah saat otot-otot mendapatkan

Istirahatnya?

Tidak kenalkah mereka

Pada kisah pemberontakan

Yang mengendap di pintu gerbang istana

Ketika langit kelam, dan obor-obor padam

Dipagut kabut yang padat mengental?

Tidakkah mereka sendiri mengalami

Harus berjual beli dan menuai kegetiran

Ketika bangsa terlelap

Oleh saling meniadakan?

Senja hari kota Madiun

Aku tetap berharap

Pada satu dua mata

Yang masih sehat berjaga

Oleh nurani dan makan bergizi

Oleh percaya dan akal budi

(Januari 2008)

~ by nanglik on February 25, 2008.

Leave a Reply