header image
 

JADI

Buat Nathalia

Kau kirimkan padaku pelangi. Apa artinya? Dan bagaimana mungkin aku dapat menangkapnya? Bukankah tanganku dicipta bukan untuk mencincang bayang-bayang? Dan bukankah ada perbedaan antara apa yang terlihat oleh mata dan yang terjangkau oleh tangan? Seperti dikatakan oleh sebuah suratan: sejauh-jauh mata memandang, tak semua terjangkau tangan?

Jadi: katakan apa arti semua itu? Tentu bukan maksudku untuk tak menghargai. Seperti halnya bahasa yang kupakai tak selalu bisa kau pahami. Dan bukankah hidup itu guratan nasib yang tak selalu bisa kau inderai? Yang ditentukan kadang oleh tangan-tangan yang bergandengan, kadang terlepas, kadang mengepal, kadang pula membuka dan membiarkan?

Jadi katakan: apa arti semua itu? Katakanlah bukan sebagai kesimpulan, tetapi sebagai permulaan. Yang menurut orang-orang suci, itu disebut: pengharapan!

Jadi katakan! Bukan padaku, tetapi pada alam yang kau agungkan. Katakan pada benda-benda yang kau ciptakan, yang sudah kau perjual, beli atau kau belanjakan.

Jadi katakan: apa arti semua itu! Bukan padaku, tapi pada hatimu yang sudah kau tambatkan. Katakan pada dirimu yang sudah kau sadarkan.

(Surabaya, 24 Oktober 2008)

~ by nanglik on October 24, 2008.

Leave a Reply